Hadis Sahabat Nabi Yang Masuk Neraka : Samurah bin Jundub?

Hadis Sahabat Nabi Yang Masuk Neraka : Samurah bin Jundub?

SUMBER: Blog Analisis Pencari Kebenaran

Oleh J Algar

Hadis Sahabat Nabi Yang Masuk Neraka : Samurah bin Jundub?

Sebelumnya kami pernah menuliskan bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam pernah menyatakan ada salah seorang sahabat Nabi yang masuk neraka yaitu Kirkirah dan kali ini kami akan menunjukkan ternyata terdapat hadis lain tentang “masuk neraka” ini yang ternyata ditujukan untuk Samurah bin Jundub. Ini bukan pertama kalinya kami menulis tentang Samurah bin Jundub, sebelumnya kami pernah membahas Samurah ini telah disebutkan dalam hadis shahih bahwa ia menjual khamar dan khalifah Umar telah mencelanya karena perkara itu. Padahal disebutkan dalam hadis shahih bahwa Allah SWT melaknat orang yang menjual khamar Baca Selanjutnya

Sahabat Nabi Yang Menjual Khamr dan Tahrif Imam Bukhari?

Sahabat Nabi Yang Menjual Khamr  dan Tahrif Imam Bukhari?

SUMBER: Blog Analisis Pencari Kebenaran

Oleh J Algar

Di antara para Sahabat Nabi SAW tidak diragukan lagi terdapat orang-orang yang mulia dan patut diteladani. Mereka adalah orang-orang yang berpegang teguh terhadap apa yang telah diajarkan oleh sang Baginda Rasulullah SAW. Walaupun begitu, para Sahabat Nabi SAW bukanlah orang yang selalu benar dan ada diantara mereka yang perilakunya tidak patut untuk diteladani. Salah satu contoh perilaku tersebut adalah Menjual Khamar. Baca Selanjutnya

Potret Sahabat Samurah bin Jundub

Potret Sahabat Samurah bin Jundub

SUMBER: jakfari.wordpress.com

Oleh Ibnu Jakfari

.

Keadilan seluruh sahabat adalah doktrin andalan IslamSunni… ( والصحابة رضي الله عنهم كلهم عدول باتفاق اهل السنة والجماعة ) Doktrin ini benar-benar menjadi garis merah… Siapapun yang berani mendekati apalagi menerobosnya berarti harus siap menjadi sasaran meriam vonis sesat bahkan bisa jadi dikafirkan.

Konsep keadilan Sahabat begitu dibanggakan dalam membangun doktrin agama… mereka adalah panutan dan bak bintang gemintang dengan siapa dari para sahabat umat Islam perpegangan past ia mendapat petunjuk Allah ke shirâth mustaqîm. Baca Selanjutnya

Imam Bukhari Dan Perawi Yang Mencaci Sahabat Nabi saw. (3)

Imam Bukhari dan Perawi Pencaci-Maki Sahabat Nabi saw.!! (3)

SUMBER: jakfari.wordpress.com

Oleh Ibnu Jakfari

وَ الذِي فَلَقَ الْحَبَّةَ و بَرَأَ النَّسَمَةَ إنَّهُ لَعَهْدُ النَّبِيِّ الأُمِّيْ أَنَّهُ : لاَ يُحِبُّنِيْ إلاَّ مُؤْمِنٌ ولاَ يُبْغِضُنِيْ إلا مُنافِقُ.

“Demi Dzat Yang membelah biji-bijian dan menciptakan makhluk bernyawa, ini adalah ketetapan Nabi yang Ummi kepadaku bahwa tiada mencintaiku kecuali mukmin dan tiada membenciku kecuali munafik.” (Diriwayatkan Oleh Imam Muslim, An Nasa’i, At Turmudzi, Ibnu Majah Dll)

.

Gembong munafik lain yang dibanggakan riwayatnya oleh Bukhari dan para ulama hadis Sunni lainnya adalah‘Imrân ibn Haththân.

Imrân ibn Haththân -Gembong Kaum Khawârij-.

‘Imrân ibn Haththân. Nama lengkapnya adalah ‘Imrân ibn Haththân ibn Dhabyân al Bashri (w.84H). karenanya sebagian ulama Sunni, seperti Ibnu Hajar harus membelanya dengan segala cara dan dengan segala resiko yang mungkin menimpa dunia hadis Sunni, walaupun dengan menjungkir balikkan norma-norma keagamaan dan menelantarkan kaidah-kaidah yang mereka bangun sendiri!

Apapun yang akan terjadi dan seburuk apapun resiko yang akan terjadi ‘Imrân tetap harus dibela. Seribu satu uzur akan dicarikan…. Sebab Bukhari –Imam besar Ahli Hadis- telah meriwayatkan hadis darinya dan mengandalkan pengambiilan ajaran agama darinya !!  Baca Selanjutnya

Imam Bukhari Dan Perawi Yang Mencaci Sahabat Nabi saw. (2)

Imam Bukhari dan Perawi Pencaci-Maki Sahabat Nabi saw.!! (1)

SUMBER: jakfari.wordpress.com

Oleh Ibnu Jakfari

Seperti Anda telah saksikan data-data dua perawi munafik yang membenci Imam Ali as. namun demikian keduanya tetap menjadi tempat kepercayaan Bukhari dalam meriwayatkan hadis-hadis Nabi Muhammad saw…. Kini pembaca kami ajak mengenali perawi kebanggaan Bukhari lainnya, yang tidak kalah munafiknya di banding dengan dua perawi sebelumnya. Di adalah: Baca Selanjutnya

Imam Bukhari Dan Perawi Yang Mencaci Sahabat Nabi saw. (Bagian 1)

Imam Bukhari dan Perawi Pencaci-Maki Sahabat Nabi saw.!! (1)

SUMBER: jakfari.wordpress.com

Imam Abu Zur’ah seorang tokoh besar ahli hadis dan guru Imam Muslim berkata:

Jika engkau menyaksikan seorang mencela-cela seorang dari sahabat Rasulullah saw. maka ketahuilah bahwa ia adalah seorang zindîq, sebab sesungguhnya Rasulullah saw. itu haq, Al Qur’an itu haq, apa yang dibawa Nabi itu haq, dan yang menyampaikan itu semua kepada kita adalah para sahabat. Maka siapa yang mencacat mereka sesungguhnya ia sedang berusaha membatalkan Al Qur’an dan Sunnah, karenanya mencacat mereka lebih tepat dan menvonis mereka sebagai zindîq, sesat, berdusta dan kerusakan adalah lebih lurus dan lebih berhak. (“Ash Shawâiq al Muhriqah”; Ibnu Hajar al Haitami, Penutup:211. Juga dalam “Al Ishobah” karya Ibnu Hajar Al Asqolani, I/hal. 18)

Benarkah Konsep Larangan Mencaci Sahabat Nabi saw dalam ilmu “Jarah Dan Ta’dil” itu benar-benar dijalankan  secara  konsekwen terhadap semua perawi sebagaimana yang dikatakan Imam Besar Ahli Hadis diatas? marilah kita tengok studi kasus terhadap perawi Imam Bukhari yang dilakukan oleh Ibnu Jakfari dibawah ini (keadilansahabat.wordpress.com): Baca Selanjutnya

“Mencaci Maki” Sahabat Nabi Menurut Sunni! (Bagian 2)

Ternyata Mencaci Maki Sahabat Nabi -Menurut Sunni- Tidak Apa-apa Hukumnya! (Bagian 2)

SUMBER: jakfari.wordpress.com

Oleh Ibnu Jakfari

Adalah hal mengherankan lagi mengerikan bagi kemurnian agama Islam yang kita yakini kesuciannya apabila para penjahat perang, kaum bengis haus darah, kaum fasik, tiran, pembantai jiwa-jiwa mukminah tak berdosa dan kaum munafik dibanggakan sebagai pembawa ajaran suci tersebut!

Adalah sangat berbahaya dan sekaligus membuka lebar-lebar pintu keraguan atas kemurnian ajaran agama Islam kita, jika orang-orang jahat dan musuh-musuh Islam dan kaum Thalihin dijadikan andalan dalam mentransfer ajaran agama! Maka tidak mengherankan jika kaum berakal akan meragukan kemurnian ajaran agama tersebut!! Sebab pembawanya adalah kaum durnaja dan durhaka! Baca Selebihnya

“Mencaci Maki” Sahabat Nabi Menurut Sunni! (Bagian 1)

Ternyata Menurut Sunni Mencaci Maki Sahabat Nabi Tidak Apa-apa Hukumnya! (Bag.1)

SUMBER: jakfari.wordpress.com

Oleh Ibnu Jakfari

Pendahuluan:[1]

Dunia hadis Sunni sedang menghadapi ujian berat dalam banyak sisi dan lini untuk mempertahankan kenetralan dan kevalidannya! Mampukah ia keluar darinya dengan sukses mengusung etika kejujuran, kenetralan, obyektifitas dan berpihak kepada al haq? Itulah pertanyaan yang hendak kita cari tau jawabannya dalam artikel ini.

Di antara ujian yang akan menghadang kenetralannya dalam menyaring sumber data adalah sikap dunia hadis Sunni terhadap para perawi hadis. Baca Selanjutnya

Studi Kritis Hadis Larangan Mencela Sahabat Nabi SAW

Studi Kritis Hadis Larangan Mencela Sahabat Nabi SAW

SUMBER: Blog Analisis Pencari Kebenaran

Oleh J Algar

Pada dasarnya mencela seorang Muslim adalah perkara yang haram baik itu dari kalangan sahabat Nabi ataupun bukan. Tetapi dalam penerapannya terjadi ketimpangan dan distorsi yang bercampur-aduk dengan berbagai kepentingan. Kita sepakat bahwa baik sahabat Nabi ataupun bukan adalah pribadi yang bisa saja melakukan kesalahan dan menyatakan kesalahan seorang muslim bukanlah termasuk tindakan Mencela. Baca Selanjutnya

Mereka Yang Lebih Baik Dari Sahabat Nabi

Mereka Yang Lebih Baik Dari Sahabat Nabi

SUMBER: Blog Analisis Pencari Kebenaran

Oleh J Algar

Judul yang berlebihan? Sepertinya sih, tapi begitulah adanya. Dari dulu kita selalu disuap dengan cerita-cerita, kisah-kisah dan doktrin-doktrin tentang Para Sahabat Nabi SAW. Disuap sedikit demi sedikit dengan diiringi dalil-dalil berupa ayat-ayat dan hadis-hadis. Sampai akhirnya terbentuklah manusia yang tergila-gila dengan sahabat Nabi SAW. Mereka seolah tidak bisa melihat sedikitpun kekurangan para Sahabat, pikiran mereka dipenuhi kecurigaan kepada setiap orang yang berani mengkritik para Sahabat. Tidak jarang dari mereka bahkan menjadikan Sahabat ini sebagai tolak ukur kekafiran. Barang siapa berani mengkritik Sahabat maka diragukan keislamannya. Baca Selanjutnya

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.